Kerjasama, Peternakan, Uncategorized

Menuju Industri Ternak Sapi Bone Bolango

Siapkan 250 Ha Lahan, Untuk Pakan dan Penggemukan

BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango berencana agar pengembangan sapi di Kabupaten Bone Bolango kian profesional. Industri ternak sapi, ada kawasan peternakan terpadu dan sumberdaya manusia bidang peternakan yang mantap, saat memaparkan program Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango pada kegiatan Simposium Nasional Kerjasama Utara, Senin (16/10) di Ballroom Hotel Sri Utami Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Simposium kerjasama utara utara
Bupati Bone Bolango Hamim Pou sekaligus sebagai ketua Badan Kerjasama Utara-Utara (BKSU) memberikan sambutan pada kegiatan Simposium Nasional kerja sama utara-utara yang digelar Senin (16/10) di Kabupaten Buol.

Bupati Hamim Pou mengatakan, pengembangan kawasan ternak sapi merupakan pilihan prioritas dan menjadi fokus kerja sama utara-utara. Pilihan kita untuk menjadikan ternak sapi, menjadi kekuatan kita menjadi suatu yang harus kita
lestarikan. Tahun depan kita harus cepat berbenah akan menyiapkan 250 ha lahan yang menjadi kawasan terpadu.
“Pada kawasan tersebut nanti ada penghijauan, pengembangan jagung menanam rumut yang akan berfungsi sebagai pakan ternak dan tentunya kadang pembesaran,” ujar Bupati dan mengatakan satu hal lagi yang akan diperhatikan adalah sumberdaya dibidang peternakan, agar pengelolaan dan pengembangan bisa berjalan dengan baik.
Wilayah Bone Bolango kecil tapi jumlah sapi agak banyak.
Baru sebanyak 40 ribu ekor, dan setiap tahun terus dikembangkan dan bersinergi dengan dana desa. “Tradisi beternak sapi di Gorontalo sudah ada, namun budaya
menggembalsa sapi ini akan kita benahi sehingga peternak sapi di Bone Bolango menjadi pengusaha sapi,”ujar Bupati. (hms/afik)

Advertisements
Pertanian, Peternakan, Uncategorized

Tingkatkan Populasi Ternak Sapi Di Bone Bolango Lewat UPSUS SIWAB

260577575194873Bone Bolango, InfoPublik – Dalam rangka meningkatkan jumlah populasi daripada ternak sapi yang ada di Kabupaten Bone Bolango, dan umumnya di seluruh Indonesia. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan gebyar Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS), di Desa Boludawa Kecamatan Suwawa, Kamis (13/7).
“Untuk UPSUS SIWAB ini, Kabupaten Bone Bolango punya target di tahun 2017, itu harus ada akseptor sapi yang harus di identifikasi dan masuk dalam UPSUS SIWAB, yakni targetnya sebanyak 5.000 ekor sapi betina,”ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus.
Dari target 5.000 ekor akseptor sapi betina tersebut, itu ditargetkan sebanyak 2.760 ekor yang bunting.”Jadi dari target akseptor 5.000 ekor tersebut, untuk Kabupaten Bone Bolango dan setelah kita jadikan mereka adalah akseptor, itu 50 persen lebih harus wajib bunting. Kalau tidak bunting, berarti UPSUS SIWAB yang kita lakukan ini akan dikatakan kurang berhasil,”jelas Roswaty Agus dan berharap pada akhir tahun 2017 ini, akan ada peningkatan populasi dari pada ternak sapi di Bone Bolango.
Roswaty yang turut didampingi Kabid Peternakan Fonny Muda, Kabid Kesehatan Hewan Alwin Karim, Kabid Penyuluhan Ibu Sulastri Lamusu, dan Kasie Perbibitan dan HMT Ramlah Laiko, menjelaskan adapun UPSUS SIWAB yang dilakukan itu, yaitu untuk meningkatkan penggunakan teknologi di bidang peternakan dengan penggunaan teknik kawin suntik atau inseminasi buatan (IB) terhadap sapi induk betina yang sudah dewasa kelamin.
“Jadi lewat IB ini, tidak harus kita memerlukan sapi pejantan, tetapi hanya dengan sperma jantan yang sudah dibekukan, itu kita laksanakan perkawinan secara buatan terhadap ternak-ternak sapi induk betina yang sudah dewasa kelamin,”terangnya.
Menurutnya, UPSUS SIWAB ini baru dilaksanakan pada tahun 2017 ini. Dari target 5.000 akseptor sapi betina, sekarang sudah teridentifikasi sekitar 1.807 ekor, dan yang sudah di IB itu ada 227 ekor, dan bunting lewat perkawinan alami sebanayk 405 ekor.”Insya Allah dalam sisa waktu 6 bulan kedepan ini, kita bisa mencapai target yang telah kita tentukan bersama, yakni sebanyak 5.000 akseptor sapi betina,”tandas Roswaty Agus. (Humas/Kadir)