Pertanian, Peternakan, Uncategorized

Tingkatkan Populasi Ternak Sapi Di Bone Bolango Lewat UPSUS SIWAB

260577575194873Bone Bolango, InfoPublik – Dalam rangka meningkatkan jumlah populasi daripada ternak sapi yang ada di Kabupaten Bone Bolango, dan umumnya di seluruh Indonesia. Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan gebyar Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS), di Desa Boludawa Kecamatan Suwawa, Kamis (13/7).
“Untuk UPSUS SIWAB ini, Kabupaten Bone Bolango punya target di tahun 2017, itu harus ada akseptor sapi yang harus di identifikasi dan masuk dalam UPSUS SIWAB, yakni targetnya sebanyak 5.000 ekor sapi betina,”ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus.
Dari target 5.000 ekor akseptor sapi betina tersebut, itu ditargetkan sebanyak 2.760 ekor yang bunting.”Jadi dari target akseptor 5.000 ekor tersebut, untuk Kabupaten Bone Bolango dan setelah kita jadikan mereka adalah akseptor, itu 50 persen lebih harus wajib bunting. Kalau tidak bunting, berarti UPSUS SIWAB yang kita lakukan ini akan dikatakan kurang berhasil,”jelas Roswaty Agus dan berharap pada akhir tahun 2017 ini, akan ada peningkatan populasi dari pada ternak sapi di Bone Bolango.
Roswaty yang turut didampingi Kabid Peternakan Fonny Muda, Kabid Kesehatan Hewan Alwin Karim, Kabid Penyuluhan Ibu Sulastri Lamusu, dan Kasie Perbibitan dan HMT Ramlah Laiko, menjelaskan adapun UPSUS SIWAB yang dilakukan itu, yaitu untuk meningkatkan penggunakan teknologi di bidang peternakan dengan penggunaan teknik kawin suntik atau inseminasi buatan (IB) terhadap sapi induk betina yang sudah dewasa kelamin.
“Jadi lewat IB ini, tidak harus kita memerlukan sapi pejantan, tetapi hanya dengan sperma jantan yang sudah dibekukan, itu kita laksanakan perkawinan secara buatan terhadap ternak-ternak sapi induk betina yang sudah dewasa kelamin,”terangnya.
Menurutnya, UPSUS SIWAB ini baru dilaksanakan pada tahun 2017 ini. Dari target 5.000 akseptor sapi betina, sekarang sudah teridentifikasi sekitar 1.807 ekor, dan yang sudah di IB itu ada 227 ekor, dan bunting lewat perkawinan alami sebanayk 405 ekor.”Insya Allah dalam sisa waktu 6 bulan kedepan ini, kita bisa mencapai target yang telah kita tentukan bersama, yakni sebanyak 5.000 akseptor sapi betina,”tandas Roswaty Agus. (Humas/Kadir)

Advertisements