Perikanan, Uncategorized

Hamim: Di Laut Kita Jaya, Nelayan Kita Kaya

mobangoBone Bolango-Bupati Hamim Pou dalam kunjungan ke Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSP KP), 26/4 di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan membawa beberapa agenda penting, utamanya terkait peningkatan ekonomi kawasan pesisir dan kesejahteraan nelayan. Peningkatan ekonomi di kawasan pesisir ini berfokus pada produksi hasil kelautan dan perikanan. Bupati berharap nelayan di pesisir bisa menciptakan nuansa ekonomi kreatifitas baru yang tidak hanya berfokus pada bahan mentah perikanan dan kelautan, tapi juga pada pengolahan bahan jadi seperti pengalengan ikan, cemilan, dan produksi bahan jadi lainnya.
Dalam lawatannya tersebut Bupati berdiskusi langsung dengan Sekretaris Dirjen PDSKP. Bupati mengharapkan bantuan pemerintahan pusat terutama KKP dalam peningkatan ekonomi di kawasan pesisir. “saya berharap bantuan dari KKP bisa memfasilitasi terciptanya kawasan ekonomi kreatif pesisir baru yang tidak hanya fokus pada aktivitas penangkapan ikan, tapi juga bisa dibangun pasar ikan bersih terpadu yang dibarengi dengan sentra kuliner bahari di pesisir pantai” harap Hamim. Selain itu Hamim akan mengusahakan juga pengadaan fasilitas lain terkait peningkatan produktifitas kelautan seperti cool storage, mobil angkut operasional, dan alat tangkap lainnya. “Fokus utama kita adalah pembangunan pasar ikan bersih yang terpadu. Benar-benar pasar yang clean and clear. Kita akan memberikan penyuluhan tentang budaya kebersihan di pasar, mencontoh pasar ikan Thailand yang sangat bersih dalam hitungan sekejap pasar ditutup.” tegas Hamim.
Menanggapi hal itu sekretaris Dirjen PDSPKP mengapresiasi apa yang menjadi terobosan Bupati Hamim Pou di Bone Bolango. Dia mengharapkan program kelautan dan perikanan Bone Bolango ini bisa mensejahterakan para Nelayan dan mampu bersaing tidak hanya nasional melainkan internasional. “Kami siap support setiap langkah taktis Pak Bupati untuk meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan. Harapannya bisa Go Internasional.” ujar Sesdirjen. Bone Bolango yang berada di Pulau Sulawesi terintegrasi dalam sistem rantai ekspor luar negeri sudah bisa memasarkan produksinya langsung melalui Pelabuhan Tahuna tanpa harus ke Surabaya lagi. Tahuna bisa langsung terkoneksi ke Davao bahkan Hong Kong.
“Saya berharap program ini berjalan lancar dan KKP akan mendukung penuh. Kalo di laut kita jaya, nelayan kita bisa kaya”, ujar Hamim. Hamim menegaskan bahwa pandangan orang-orang terhadap profesi nelayan yang dianggap rendah harus dihilangkan. “Persepsi itu harus dihilangkan, nelayan adalah pahlawan maritim republik ini” sahut Hamim. (hms)

Advertisements
Perikanan, Uncategorized

Hamim: Di Laut Kita Jaya, Nelayan Kita Kaya

mobangoBone Bolango-Bupati Hamim Pou dalam kunjungan ke Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSP KP), 26/4 di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan membawa beberapa agenda penting, utamanya terkait peningkatan ekonomi kawasan pesisir dan kesejahteraan nelayan. Peningkatan ekonomi di kawasan pesisir ini berfokus pada produksi hasil kelautan dan perikanan. Bupati berharap nelayan di pesisir bisa menciptakan nuansa ekonomi kreatifitas baru yang tidak hanya berfokus pada bahan mentah perikanan dan kelautan, tapi juga pada pengolahan bahan jadi seperti pengalengan ikan, cemilan, dan produksi bahan jadi lainnya.
Dalam lawatannya tersebut Bupati berdiskusi langsung dengan Sekretaris Dirjen PDSKP. Bupati mengharapkan bantuan pemerintahan pusat terutama KKP dalam peningkatan ekonomi di kawasan pesisir. “saya berharap bantuan dari KKP bisa memfasilitasi terciptanya kawasan ekonomi kreatif pesisir baru yang tidak hanya fokus pada aktivitas penangkapan ikan, tapi juga bisa dibangun pasar ikan bersih terpadu yang dibarengi dengan sentra kuliner bahari di pesisir pantai” harap Hamim. Selain itu Hamim akan mengusahakan juga pengadaan fasilitas lain terkait peningkatan produktifitas kelautan seperti cool storage, mobil angkut operasional, dan alat tangkap lainnya. “Fokus utama kita adalah pembangunan pasar ikan bersih yang terpadu. Benar-benar pasar yang clean and clear. Kita akan memberikan penyuluhan tentang budaya kebersihan di pasar, mencontoh pasar ikan Thailand yang sangat bersih dalam hitungan sekejap pasar ditutup.” tegas Hamim.
Menanggapi hal itu sekretaris Dirjen PDSPKP mengapresiasi apa yang menjadi terobosan Bupati Hamim Pou di Bone Bolango. Dia mengharapkan program kelautan dan perikanan Bone Bolango ini bisa mensejahterakan para Nelayan dan mampu bersaing tidak hanya nasional melainkan internasional. “Kami siap support setiap langkah taktis Pak Bupati untuk meningkatkan daya saing produk kelautan dan perikanan. Harapannya bisa Go Internasional.” ujar Sesdirjen. Bone Bolango yang berada di Pulau Sulawesi terintegrasi dalam sistem rantai ekspor luar negeri sudah bisa memasarkan produksinya langsung melalui Pelabuhan Tahuna tanpa harus ke Surabaya lagi. Tahuna bisa langsung terkoneksi ke Davao bahkan Hong Kong.
“Saya berharap program ini berjalan lancar dan KKP akan mendukung penuh. Kalo di laut kita jaya, nelayan kita bisa kaya”, ujar Hamim. Hamim menegaskan bahwa pandangan orang-orang terhadap profesi nelayan yang dianggap rendah harus dihilangkan. “Persepsi itu harus dihilangkan, nelayan adalah pahlawan maritim republik ini” sahut Hamim. (hms)