Kerjasama, Pendidikan, Uncategorized

20 Juli, Hari Istimewa Untuk Kabupaten Bone Bolango

169034289136501.JPGBONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango Hamim Pou menyebutkan bahwa tanggal 2o Juli 2017 merupakan hari yang spesial dan istimewa untuk Kabupaten Bone Bolango. Pasalnya ada dua agenda besar yang dilaksanakan di Bone Bolango.
“Hari ini tanggal 20 Juli 2017, kami di Bone Bolango sangat-sangat bersyukur. Bahkan kalau bisa di bilang hari ini merupakan harinya Kabupaten Bone Bolango. Kenapa? Pertama, karena kita dipercaya oleh Menristekdikti Mohamad Nasir sebagai tuan rumah KKN Kebangsaan. Ada 53 perguruan tinggi di Indonesia ditambah 2 perguruan tinggi luar negeri akan melaksanakan KKN Kebangsaan selama sebulan di Kabupaten Bone Bolango,”ujar Bupati Hamim Pou.
Kemudian, kedua , kenapa ini sangat istimewa karena hampir 7 tahun pemerintah daerah dan masyarakat menunggu realisasi pembangunan kampus baru UNG di Kabupaten Bone Bolango.”Alhamdulillah hari ini sudah bisa direalisasikan. Bonusnya bukan hanya pak Menristekdikti Mohamad Nasir yang datang meletakan batu pertama pembangunannya, tapi juga Menko Polhukam pak Wiranto juga bisa hadir bersama kita,”ucap Bupati Hamim Pou disela-sela peletakan batu pertama pembangunan kampus baru UNG di Kabupaten Bone Bolango yang berlokasi di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila, Kamis (20/7).
Bupati mengatakan semoga di hari yang berbahagia ini akan memastikan bahwa Bone Bolango akan lebih baik dimasa-masa yang akan datang. Bone Bolango ini sadar bahwa 70 persen wilayahnya adalah taman nasional. Karena itu, pihaknya berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, pariwisata, dan infrastruktur yang dinaungi oleh SDM yang baik, penerapan IT, dan lingkungan yang terjaga.
“Kami ingin tumbuh lebih cepat dengan keterbatasan wilayah. Karena wilayahnya taman nasional kita ingin pendidikan menjadi salah satu penghela pertumbuhan di Kabupaten Bone Bolango,”tandas Bupati Hamim Pou.
Karena itu, lanjut Bupati Hamim Pou dengan dukungan DPRD setempat, pihaknya membebaskan tanah untuk pembangunan kampus baru UNG, Insya Allah sampai 50 hektar dan semuanya akan dihibahkan untuk UNG.
Namun begitu, Bupati Hamim Pou mengatakan perlu ada diskusi antara UNG dan Pemkab Bone Bolango, salah satunya diantaranya terkait penataan pembangunan di ruang kawasan pendidikan ini harus dikendalikan. Kalau ini tidak dikendalikan dari awal, maka kita akan mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama di tempat-tempat yang lain.
Karena itu, tata ruang harus kita atur bersama-sama supaya UNG di Bone Bolango sama dengan kampus-kampus di luar negeri, misalnya di Amerika, Australia, atau di Eropa yang sangat memperhatikan aspek lingkungannya.
Diakhir sambutannya, Bupati Hamim Pou tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat pemilih tanah yang telah mengikhlaskan tanahnya untuk dibeli oleh pemerintah daerah yang kemudian dihibahkan kepada UNG sebagai lokasi pembangunan kampus baru UNG tersebut.
“Alhamdulillah masyarakat disini, mereka tidak berpikir untuk mencari untung, tapi pikirnya bagaimana pendidikan disini lebih baik. Kalau pun kita tidak bisa menikmati hasilnya, paling tidak anak dan cucu kita yang sebentar akan menikmati proyek pembangunan UNG di Kabupaten Bone Bolango,”pungkasnya.
Sementara itu, pantauan dilokasi peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus UNG di Bone Bolango, dihadiri langsung Menristekdikti Mohamad Nasir, Menko Polhukam Wiranto, Wagub Gorontalo Idris Rahim, Kapolda Gorontalo, Dandim 1304 Gorontalo, Wakil Bupati Bone Bolango Mohamad Kilat Wartabone, Ketua DPRD Faisal Mohie, Rektor UNG, Syamsu Qamar Badu, Kapolres Bone Bolango, Sekda Ishak Ntoma, para asisten, staf Ahli Bupati, dan pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Bone Bolango, dan undangan lainnya. (Humas/Kadir)

 

Kerjasama, Uncategorized

Kabupaten Gorontalo – Bone Bolango Bersinergi Untuk Gorontalo Interconnect

146905366330198.JPGBONE BOLANGO – Sebagaimana internet, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango sepakat bekerja sama, saling kolaborasi, memberi informasi bersinergi.
Kata Bupati Bone Bolango Hamim Pou, kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo itu satu, perbedaan hanya masalah administrasi. Lewat kerja sama lintas daerah, untuk Gorontalo interconnect.
Kabupaten Gorontalo, berinisiasi untuk berkunjung ke Kabupaten Bone Bolango, kabupaten pecahannya setelah 13 tahun silam, Jumat (10/2). Silaturahmi yang dirangkaikan dengan tanam pohon, eksebisi futsal antara Pemda Gorontalo dan Bone Bolango hingga penandatanganan MoU antara kedua daerah.
Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, dengan Bone Bolango memiliki nilai historis. Bone Bolango bagian dari Kabupaten Gorontalo, kini kita melihat bagaimana Kabupaten Bone Bolango ternyata ada perkembangan yang baik.
“Memang pak Bupati selama ini kita kerja sama dengan luar negeri hari ini dengan Swedia, dengan Jawa dengan Manado, tapi diantara kita tidak ada, saling melihat saja. Karena itu sejak tahun ini memulai berinisiasi, benar kita hanya beda administrasi saja dari sisi wilayah dan sejarah kita ini satu oleh karena itu inisiasi kita lakukan. Seperti ini ada kolaborasi yang rill antara kabupaten/kota,”tegas Nelson dan mengatakan kerja sama tentang apa saja, baik dari segi pertanian, peternakan dan pendidikan.
Bupati Hamim Pou pun mengapreasi. Kata Bupati lewat kerja sama ini kita bangun jadi kekuatan besar membangun Gorontalo interconect.“Saling menguatkan jadi salah satu tantangan kita di Gorontalo, olehnya kerja sama ini disuport sepenuhnya. MoU ini menjadi kerja sama yang real kita saling bahu membahu,”tandas Hamim Pou. (Hms/Afik).

Kerjasama, Kesehatan, Uncategorized

BNNK – DPRD Bahas Pembangunan Kawasan Anti Narkoba

2298800535794BONE BOLANGO – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango, Abd. Haris Pakaya melakukan kunjungan ke DPRD Bone Bolango dalam rangka membahas dan mengkoordinasikan pembangunan kawasan anti narkoba di wilayah Kabupaten Bone Bolango.
Kunjungan Kepala BNNK Bone Bolango Abd. Haris Pakaya ini diterima langsung Ketua DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie di ruang Ketua DPRD Bone Bolango, baru-baru ini.
Kepala BNNK Bone Bolango Abd. Haris Pakaya yang didampingi para staf dari Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat mengutarakan, pelaksanaan kunjungan tersebut didasari telegram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tanggal 13 Mei tahun 2016 lalu dan Peraturan Mendagri Nomor 21 tahun 2013 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Abd. Haris memaparkan, isi telegram Mendagri 13 Mei tahun 2016 tersebut, adalah imbauan kepada para Bupati untuk dapat menyusun rencana kerja Pemerintah daerah (Pemda) tahun 2017 dengan mengalokasikan anggaran pada kegiatan pelaksanaan test urine untuk seluruh pegawai di masing-masing SKPD.
Test urine tersebut minimal satu kali pelaksanaan dalam setahun, dan melakukan sosialisasi stop narkoba dan diharapkan membentuk satgas anti narkoba di masing-masing SKPD.
Haris menambahkan, dalam pertemuannya dengan Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Mohie tersebut, pihaknya juga berharap terbentuknya suatu regulasi berbentuk Peraturan Daerah (Perda) yang mengakomodir beberapa hal tentang penyalahgunaan narkoba yang belum sempat diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009.
Dia mencontohkan perlunya aturan tentang pembatasan umur bagi pembeli obat-obatan bebas yang kerap disalahgunakan anak-anak dan remaja seperti obat batuk sirup dan peraturan bagi peternak untuk mengelola kotoran hewan.“Perlu juga pengawasan dan aturan khusus bagi para peternak untuk mengelola kotoran hewan agar tidak mudah diakses oleh anak di bawah umur,”ujarnya.
Sebagaimana kita ketahui, tambah Abd. Haris Pakaya, salah satu jenis jamur yang tumbuh di atas kotoran sapi memiliki sifat narkosilepsis dan kerap disalahgunakan oleh anak-anak.”Alhamdulillah usulan tersebut mendapat respon positif dari Ketua DPRD Bone Bolango, Faisal Mohie,”tuturnya.
Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Mohie pada kesempatan itu, berjanji akan segera menindaklanjuti Telegram Mendagri dengan melakukan sosialisasi stop narkoba dan membentuk Satgas di semua lini masyarakat, mulai dari aparat desa/kelurahan, kecamatan, karang taruna, dan seluruh instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango.
Di samping itu, kata Faisal Mohie pihaknya bersama Komisi I DPRD Bone Bolango yang membidangi masalah hukum, juga berjanji akan mempertimbangkan usulan rancangan Perda mengenai Pembangunan Kawasan Bebas Narkoba.“Niat ini kami ikhtiarkan semata-mata dalam rangka menyelamatkan anak-anak dan remaja para generasi muda penerus bangsa,”bebernya. (Hms BNNK/Jamil/Hms/Kadir)

infrastruktur, Kerjasama, Uncategorized

Kemendagri Tetapkan Tapal Batas Gorontalo – Sulut di Gunung Gambuta

319373879128140.jpgBONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Taufik Sidiki dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Bone Bolango, Nikson Gubali mengikuti rapat koordinasi (Rakor) tapal batas wilayah Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat dari tanggal 26-28 Januari 2017.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bone Bolango, Taufik Sidiki mengungkapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, maka telah ditetapkan tapal batas wilayah antara Provinsi Gorontalo dan Sulut, yang berada di Kecamatan Pinogu itu tidak mengacu pada pilar yang diletakkan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2013 di Sinandaha Kecamatan Pinogu.
“Tetapi di titik koordinat yang ada di punggung gunung Gambuta antara Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Induk,”ujar Taufik Sidiki, Rabu (1/2).
Lanjut Taufik Sidiki, sementara untuk tapal batas wilayah Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulut, di Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango dan Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) itu masih akan ditinjau kembali.
Sebab menurutnya, titik 1-8 tapal batas di wilayah tersebut tidak sesuai dengan titik koordinat yang sebenarnya.”Insya Allah untuk peninjauan titik koordinat ini akan di mediasi langsung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo,”jelas Taufik Sidiki yang didampingi Kabag Tapem Nikson Gubali.
Menurut Taufik Sidiki, tapal batas wilayah antara Provinsi Gorontalo dan Sulut, selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat Bone Bolango yang ditinggal di daerah perbatasan itu. Sebab sebagian tanah mereka sudah condong masuk ke wilayah Provinsi Sulut.
Untuk itu, tambah Taufik Sidiki dengan adanya penetapan tapal batas wilayah di titik koordinat yang ada di atas punggung gunung Gambuta yang sudah di bahas di Kemendagri tersebut, maka tapal batas wilayah sebelumnya pada pilar yang diletakkan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2013 di Sinandaha Kecamatan Pinogu, itu tidak berlaku lagi.
Mudah-mudahan dengan penetapan tapal batas oleh Kemendagri ini bisa diterima oleh kedua provinsi, dalam hal ini pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Sulut. Sehingga berdampak positif kepada masyarakat yang berada di daerah perbatasan.
”Artinya, tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan, khususnya masyarakat yang berada di Kecamatan Pinogu,”tutupnya. (Hms/Kadir)

Kerjasama, Pendidikan, Uncategorized

Bone Bolango Siap Tuan Rumah KKN Kebangsaan

190170115687420.jpgMahasiswa di 53 PT akan Eksplorasi Potensi Desa

Bone Bolango – Sebagai tuan rumah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2017, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango siap dalam menyambut delegasi mahasiswa terbaik dari 53 perguruan tinggi se Nusantara ditambah 2 perguruan tinggi dari luar negeri yakni Ehime University Jepang dan University Technology Malaysia.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou menegaskan, Kabupaten Bone Bolango siap menjadi tuan rumah KKN Kebangsaan tahun 2017.

“Pemerintah dan masyarakat Bone Bolango siap menjadi tuan rumah yang baik dan akan menyambut delegasi mahasiswa terbaik dari seluruh PT se Nusantara untuk melaksanakan KKN kebangsaan 2017,” kata BUpati Hamim Pou, Selasa (11/7).

Informasi yang dirangkum, bahwa pelaksanaan kegiatan KKN Kebangsaan ini akan digelar selama 1 bulan dari tanggal 22 Juli 2017 sampai dengan 23 Agustus 2017, dimana akan melibatkan 60 desa yang tersebar di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Sebelas kecamatan yang akan menjadi lokasi pelaksanaan KKN Kebangsaan 2017 ini, diantaranya Kecamatan Suwawa Timur, Suwawa Selatan, Bulawa, Bone Raya, Bone, Bulango Ulu, Tapa, Botupingge, Kabila Bone, Bone Pantai, termasuk kecamatan terjauh yakni Kecamatan Pinogu.

“Setiap desa akan ditempatkan 10 pesera KKN Kebangsaan,” jelas Bupati Hamim Pou.

Ditambahkan Bupati, nantinya ada ratusan mahasiswa dari sekitar 53 perguruan tinggi itu akan mengeksplorasi potensi desa di Bone Bolango.

“Agenda besar ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah Bone Bolango dan siap menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan KKN kebangsaan 2017 ini,” pungkasnya. (Hms/afik)

Kerjasama, Uncategorized

Pemkab Bone Bolango UNG Permantap KKN Kebangsaan 2017

unnamed (1).jpgBONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali melakukan silaturahmi sekaligus pertemuan untuk membahas dan mempermantap demi suksesnya pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan tahun 2017, bertempat di Ruang Huyula Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis (6/7).
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma tersebut, dihadiri Asisten I Taufik Sidiki, Asisten II Tanwir Ali, Asisten II Syarifudin Uloli, Ketua Panitia KKN Kebangsaan Gorontalo, Prof. Fenti U. Puluhulawa yang juga Ketua LPPM UNG, dan Lukman A.R. Lalijo selaku Sekretaris LPPM UNG, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan Kepala Desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN Kebangsaan 2017.
Pada kesempatan itu, Sekda Ishak Ntoma menekankan dan mewajibkan kepada seluruh pimpinan OPD, para Camat dan Kades yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN KeBangsaan 2017 untuk berperan aktif guna menyambut para mahasiswa yang merupakan tamu-tamu terhormat dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) yang terkenal di Indonesia tersebut.
Apalagi mahasiswa-mahasiswi yang dikirim untuk melakukan KKN Kebangsaan 2017 di Kabupaten Bone Bolango ini adalah mahasiswa-mahasiswi pilihan yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa Indonesia di masa mendatang. Sehingga kita wajib menjadi tuan rumah yang baik, mulai dari penyambutan sampai kepulangan mereka nanti.
Karena itu, Sekda Ishak Ntoma meminta seluruh pimpinan OPD yang sudah dibagi menjadi penanggungjawab, pendamping, dan fasilitator di setiap desa, agar berkoordinasi dengan para Camat dan Kades yang menjadi lokus pelaksanaan KKN Kebangsaan 2017, terutama terkait dengan penyiapan rumah yang akan ditempati oleh para mahasiswa KKN Kebangsaan tersebut.
“Ingat kegiatan ini adalah agenda akbar, karena akan dihadiri hampir 60 Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia dengan kurang lebih 600 mahasiswa. Ditambah lagi dengan mahasiswa dari Ehime University Jepang dan Universitas Malaysia,” terang Sekda Ishak Ntoma dan mengatakan pelaksanaan KKN Kebangsaan 2017, di Kabupaten Bone Bolango akan berlangsung selama 1 bulan dari tanggal 22 Juli 2017 s/d 23 Agustus 2017.
Sekda Ishak Ntoma menyebutkan, ada 60 desa yang tersebar di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Bone Bolango yang akan menjadi lokasi pelaksanaan KKN Kebangsaan 2017.
Sebelas kecamatan itu, meliputi Kecamatan Suwawa Timur, Suwawa Selatan, Pinogu, Bulawa, Bone Raya, Bone, Bulango Ulu, Tapa, Botupingge, Kabila Bone, dan Bone Pantai.”Setiap desa nantinya akan ditempatkan 10 orang mahasiswa KKN Kebangsaan 2017,”tandas Sekda Ishak Ntoma.(Kadir)