Uncategorized, Ekonomi, Keuangan, infrastruktur, Kecamatan

Rp 3,6 Miliar Untuk Revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur

217905186387540.JPGBONE BOLANGO – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango melalui program peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri, dalam hal ini pengembangan pasar dan distribusi barang atau produk lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017, kembali melakukan pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur di Kecamatan Bulango Timur.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho, pada peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur, Jumat (21/7), mengatakan maksud pemerintah melakukan pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur tersebut adalah untuk mempermudah pelayanan masyarakat dalam distribusi perdagangan dan jasa dan transaksi perdagangan yang reprentatif.
Sementara tujuannya adalah untuk menciptakan suasana pasar rakyat yang sehat, bersih dan nyaman, dan mendukung pengembangan holding ground pengembangan peternakan dengan menjadikan pusat layanan suplay dan distribusi ternak sehat dan daging segar.
Dihadapan mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel dan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Basir Noho menyebutkan adapun sumber pendanaan dari pembangunan revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur ini bersumber dari Pagu DAK tahun anggaran 2017, senilai Rp 1.612.683.000 atau Rp1,6 miliar dengan pelaksana CV. Gita Agribisnis dan waktu pelaksanaan selama 150 hari kerja.
Lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan kios 4 unit, kantor 1 unit, pekerjaan Los 50 petak, gudang 1 unit, mushallah, toilet dan tempat wudhu, cooling storage, dan pekerjaan penunjang lainnya seperti parkir dan lain sebagainya.“Revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur ini dibangun dilahan seluas 4.113 m², total luas bangunan 1.421 m²,”jelas Basir Noho.
Basir menambahkan selain membangun revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur, pihaknya juga lewat Pagu DAK tahun anggaran 2017 melakukan revitalisasi pasar rakyat Mopuya Kecamatan Bulawa dengan anggaran senilai Rp 1.017.285.000. (Humas/Kadir)

 

Advertisements
Ekonomi, infrastruktur, Uncategorized

Rachmat Gobel Letakan Batu Pertama Revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur

299640191060953.JPGBONE BOLANGO – Mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel yang merupakan tokoh nasional asal Kabupaten Bone Bolango, yang saat ini diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Utusan Khusus untuk hubungan dengan Jepang, melakukan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur yang didesain menjadi Pasar Hewan di Kabupaten Bone Bolango yang berlokasi di Kecamatan Bulango Timur, Jumat (21/7).
Didampingi Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Rachmat Gobel sebelum meletakkan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur, mempersilahkan sejumlah peternak sapi yang hadir pada kesempatan itu, baik dari kaum bapak dan ibu untuk memulai lebih dulu peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi pasar rakyat tersebut. Setelah itu disusul Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan terakhir dirinya.
Sebelumnya, Rachmat Gobel dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan pasar rakyat ini merupakan bagian dari program Presiden RI Joko Widodo, yakni sebanyak 5.000 pasar di seluruh Indonesia, baik itu pasar baru maupun pasar yang direvitalisasi.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu program nawacita Presiden RI untuk bagaimana mendorong perekonomian rakyat. Karena Presiden ingin membangun ekonomi itu dari pinggiran bukan dari pusat semata-mata.
Oleh karena itu, kata Rachmat Gobel, semua fasilitas dan infrastruktur harus dibangun di daerah-daerah yang memang betul-betul mempunyai potensi dan bisa mendorong potensi itu menjadi satu nilai tambah.
”Jadi program pembangunan sebanyak 5.000 pasar ini, termasuk untuk pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat di Bulango Timur ini merupakan keinginan dan program Presiden kita, dalam upaya membangun ekonomi dari pinggiran, terutama untuk mendorong perekonomian rakyat di daerah-daerah,”katanya.
Rachmat Gobel pun memberikan apresiasi terhadap keberanian Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang telah memprogramkan, memiliki visi dan berusaha tentang bagaimana mendorong ekonomi rakyat di Bone Bolango. Kata Rachmat Gobel, dulu sejak dirinya menjabat Menteri Perdagangan, Bupati Bone Bolango Hamim Pou itu, orangnya sangat aktif dan agresif bahkan sangat luar biasa, serta memiliki semangat dan kemauan yang luar biasa pula.
“Waktu saya masih Menteri Perdagangan, itu beliau sangat aktif dan berusaha datang ke Kantor Kementerian Perdagangan untuk bisa mendapatkan kesempatan maupun anggaran. Alhamdulillah apa yang diharapkan itu bisa direalisasikan,”tutur Rachmat Gobel dan mengatakan padahal sebelumnya Gorontalo kurang mendapatkan perhatian. Jadi adanya program pembangunan pasar rakyat di Bone Bolango ini, itu tidak lepas dari peran dan perjuangan serta lobi-lobi Bupati Bone Bolango Hamim Pou di Kementerian Perdagangan hingga saat ini.
Untuk itu, Rachmat Gobel menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang telah bisa mempergunakan kesempatan tersebut dengan baik. Meski pun dirinya saat ini sudah tidak lagi menjabat Menteri Perdagangan, tapi usaha dan lobi-lobi itu tetap jalan terus, sehingga tahun ini Kabupaten Bone Bolango kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian Perdagangan, untuk pembangunan pasar rakyat di Bulango Timur, khusus untuk pasar hasil peternakan dan hasil pertanian.
“Tahapan sudah dilakukan pada hari ini, yakni peletakan batu pertama untuk pembangunan pasar hewannya. Nanti kedepan kita akan bangun tempat pemotongannya dan juga kita bangun industrinya, dan para peternak kita akan bangun mereka menjadi pengusaha ternak,”ujar Rachmat Gobel.
Sementara itu, Bupati Hamim Pou mengatakan kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena satu lagi berkah untuk Bone Bolango, yakni dimulainya pembangunan pasar rakyat di Bulango Timur, yang kita khususkan dan kita identikan menjadi pasar sapi atau pasar hewannya Kabupaten Bone Bolango.
Kata Bupati Hamim Pou, kenapa pasar hewan ini harus di bangun di Bone Bolango? Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu para peternak sapi di wilayah Bone Bolango. Karena selama ini para peternak sapi di Bone Bolango kalau mau jualan sapi mereka, itu harus pergi ke pasar hewan Pulubala, Batudaa Kabupaten Gorontalo. Itu jauh sekali tempatnya bahkan ada yang sampai ke Paguyaman, Kabupaten Gorontalo.
Anehnya, lanjut Bupati orang Bone Bolango yang jualan sapi disana, tapi yang beli orang Bone Bolango juga. Akhirnya sapi yang tadinya di bawa dari Bone Bolango, di bawa pulang lagi ke Bone Bolango. Karena itulah, kenapa dibuat pasar hewan di Bulango Timur, Bone Bolango.”Pasar hewan ini kita buat disini dan sebentar lagi akan kita bangun juga rumah potong hewan. Jadi ada pasarnya, ada rumah potong hewannya disini,”ujar Hamim Pou. (Humas/Kadir)

infrastruktur, Pendidikan, Uncategorized

Wabup Bone Bolango Apresiasi Pembangunan Kampus Baru UNG

111652920486217.JPGBONE BOLANGO – Wakil Bupati Bone Bolango, Mohamad Kilat Wartabone memberikan apresiasi dan menyatakan dukungannya atas terealisasinya pembangunan kampus baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Kabupaten Bone Bolango.
Pembangunan gedung kampus baru UNG ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. Mohamad Nasir, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, dan Rektor UNG Syamsu Qamar Badu, Kamis (20/7).
“Saya tentu sangat mengapresiasi dan sangat mendukung pembangunan perguruan tinggi maupun gedung kampus baru UNG, karena ini akan berdampak pada peningkatan kemajuan pendidikan terutama Sumber Daya Manusia (SDM) di Bone Bolango,”ujar Wabup Kilat Wartabone.
Selain itu, Wabup Kilat Wartabone menjelaskan dengan dibangunnya kampus baru UNG tersebut, ini nantinya akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.”Jadi pembangunan kampus baru UNG ini sangat baik dan bermanfaat positif, karena dampaknya tidak hanya bagi daerah tapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,”jelas Wabup Kilat Wartabone.
Bahkan kata Wabup, dengan adanya pembangunan kampus baru UNG tersebut, ini mempertegas bahwa Kabupaten Bone Bolango menjadi kabupaten maupun kota pendidikan di Provinsi Gorontalo.
”Pembangunan kampus baru UNG ini akan menjadikan Kabupaten Bone Bolango sebagai central maupun pusat pendidikan di Gorontalo. Apalagi ini memang sudah lama dan sangat ditunggu-tunggu oleh pemerintah daerah dan masyarakat, karena ini akan berdampak sangat luas terhadap pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat Bone Bolango kedepannya,”pungkasnya. (Humas/Kadir)

infrastruktur, Pembangunan, Pendidikan, Uncategorized

Akhirnya, Pembangunan Kampus UNG Di Bone Bolango Terealisasi

12672583018905.JPGBONE BOLANGO – Setelah sekian lama menunggu kepastian, akhirnya pembangunan gedung baru kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Kabupaten Bone Bolango yang berlokasi di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila terealisasi.
Ini ditanda dengan peletakan batu pertama masing-masing oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. Mohamad Nasir, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, dan Rektor UNG Syamsu Qamar Badu, Kamis (20/7).
Pembangunan gedung kampus baru UNG di Bone Bolango ini didanai lewat proyek Islamic Development Bank (IDB) yang bernilai kurang lebih Rp400 miliar. Gedung Baru yang akan dibangun meliputi Gedung Fakultas Sastra dan Budaya, Gedung Fakultas MIPA, Gedung Fakultas Teknik, Gedung Fakultas Pertanian dan Gedung Perpustakaan yang akan dibangun di atas lahan seluas 32,5 hektar.
Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir dalam sambutannya mengatakan dalam gedung pembangunan kampus baru UNG ini, pemerintah berusaha sekeras-kerasnya untuk menyediakan fasilitasnya. Karena itu, diharapkan pembangunan gedung kampus baru UNG ini, selain bisa meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di kampus UNG.”Lebih penting lagi adalah ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan riset di UNG,”katanya.
Setelah gedung kampus baru UNG ini selesai, kata Menristekdikti Mohamad Nasir, nantinya Kemenristekdikti hanya menagih janji saja, berapa jumlah publikasi internasional yang akan diterbitkan dari UNG kedepan. Selain itu, berapa jumlah riset yang dihasilkan, dan kapan UNG bisa jadi universitas berakreditasi A.
“Ini janji yang akan kami tagih nanti, karena ini tujuan saya adalah bagaimana perguruan tinggi di Indonesia bisa meningkatkan mutunya yang lebih baik. Kalau di tahun 2018 nanti, UNG menjadi perguruan tinggi yang akreditasi institusinya adalah A, berarti UNG adalah universitas yang ketiga di Sulawesi yang institusinya berakreditasi A,”ujarnya.
Kepada pihak kontraktor, Menristekdikti Mohamad Nasir berharap agar mengerjakan proyek pembangunan kampus baru UNG tersebut sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang telah dirancang dengan baik.”Kerjakan dengan sebaik-baiknya proyek ini. Demikian pula pengawasnya harus bekerja dengan baik. Pengawasan harus dilakukan terhadap kontraktor yang akan melaksanakan proyek ini,”pesannya.
Paling penting sekali, lanjut Mohamad Nasir adalah setelah pembangunan gedung ini sudah selesai, maka harus dikelola dan dirawat dengan baik. Biasaya kita itu mudah membangun, tapi tidak bisa merawat.”Ini hati-hati, ini yang harus kita jaga betul. Mudah-mudahan UNG bisa mengelola dan merawatnya dengan lebih baik,”imbaunya.
Mohamad Nasir menjelaskan bahwa pembangunan kampus baru UNG, masuk dalam satu paket proyek untuk tujuh proyek (seven in one) di Kemenristekdikti. Proyek seven in one tersebut dilaksanakan di tujuh perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Universitas Tanjungpura (UNTAN), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH).
“Selain UNG, perguruan tinggi lain yang telah melaksanakan peletakan batu pertama pada hari ini, paket seven in one adalah UNSYIAH pada tanggal 5 Mei 2017 kemarin,”jelasnya. (Humas/Kadir)

infrastruktur, Uncategorized

Infrastruktur Agenda Penting Pembangunan Daerah

Fokus Jalan di Kawasan Peternakan dan Pertanian

 

Persoalan infrastruktur jadi agenda penting dalam pembangunan daerah Bone Bolango. Alasannya jelas, kata Bupati Hamim Pou. Pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan dikawasan strategis apakah kawasan pertanian maupun peternakan dapat meningkatkan ekonomi masyarkat.

Hal ini terungkap saat Bupati memantau rencana kegiatan pengembangan infrastruktur di Kecamatan Kabila Tapa dan Suwawa.

Beberapa ruas jalan yang jadi perhatian Bupati adalah pembangunan jalan di kawasan pertanian dan kawasan peternakan.

Seperti di kawasan Bulango Timur kompleks kantor peternakan dan kesehatan hewan Bone Bolango Bupati menginstruksikan agar pembangunan jalan didaerah ini jadi perhatian

“Perbaikan infrastruktur jalan didaerah ini penting untuk diperbaiki, apalagi daerah ini akan menjadi kawasan peternakan, sehingga ini akan lebih menggairahkan ekonomi masyarkat,”ujar Bupati

Didampingi Kabid Bina Marga Dinas PU serta Kabag Humas Bone Bolango Oktavianus Rahman, Bupati memantau rencana pembangunan jalan yang nantinya akan diakomodir dalam APBD daerah.

Bupati Hamim Pou menegaskan,  perkembangan infrastruktur dengan pembangunan ekonomi mempunyai hubungan yang erat dan saling ketergantungan satu sama lain. perbaikan dan peningkatan infrastruktur pada umumnya akan dapat meningkatkan mobilitas penduduk, terciptanya penurunan ongkos pengiriman barang-barang, terdapatnya pengangkutan barang-barang dengan kecepatan yang lebih tinggi, dan perbaikan kualitas dari jasa- jasa pengangkutan tersebut.

“Infrastruktur menjadi agenda penting untuk dibenahi pemerintah daerah, karena infrastruktur merupakan penentu utama keberlangsungan kegiatan pembangunan,”ujar Bupati Bone Bolango Hamim Pou. IMG_2760

 

infrastruktur, Kerjasama, Uncategorized

Kemendagri Tetapkan Tapal Batas Gorontalo – Sulut di Gunung Gambuta

319373879128140.jpgBONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Taufik Sidiki dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Bone Bolango, Nikson Gubali mengikuti rapat koordinasi (Rakor) tapal batas wilayah Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat dari tanggal 26-28 Januari 2017.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bone Bolango, Taufik Sidiki mengungkapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi tersebut, maka telah ditetapkan tapal batas wilayah antara Provinsi Gorontalo dan Sulut, yang berada di Kecamatan Pinogu itu tidak mengacu pada pilar yang diletakkan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2013 di Sinandaha Kecamatan Pinogu.
“Tetapi di titik koordinat yang ada di punggung gunung Gambuta antara Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Induk,”ujar Taufik Sidiki, Rabu (1/2).
Lanjut Taufik Sidiki, sementara untuk tapal batas wilayah Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulut, di Kecamatan Bone Kabupaten Bone Bolango dan Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) itu masih akan ditinjau kembali.
Sebab menurutnya, titik 1-8 tapal batas di wilayah tersebut tidak sesuai dengan titik koordinat yang sebenarnya.”Insya Allah untuk peninjauan titik koordinat ini akan di mediasi langsung oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo,”jelas Taufik Sidiki yang didampingi Kabag Tapem Nikson Gubali.
Menurut Taufik Sidiki, tapal batas wilayah antara Provinsi Gorontalo dan Sulut, selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat Bone Bolango yang ditinggal di daerah perbatasan itu. Sebab sebagian tanah mereka sudah condong masuk ke wilayah Provinsi Sulut.
Untuk itu, tambah Taufik Sidiki dengan adanya penetapan tapal batas wilayah di titik koordinat yang ada di atas punggung gunung Gambuta yang sudah di bahas di Kemendagri tersebut, maka tapal batas wilayah sebelumnya pada pilar yang diletakkan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2013 di Sinandaha Kecamatan Pinogu, itu tidak berlaku lagi.
Mudah-mudahan dengan penetapan tapal batas oleh Kemendagri ini bisa diterima oleh kedua provinsi, dalam hal ini pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Sulut. Sehingga berdampak positif kepada masyarakat yang berada di daerah perbatasan.
”Artinya, tidak ada lagi kekhawatiran masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan, khususnya masyarakat yang berada di Kecamatan Pinogu,”tutupnya. (Hms/Kadir)

infrastruktur, Kerjasama, Uncategorized

Pemkab Bone Bolango Percayakan TNI Bangun Akses Suwtim-Pinogu

209647015335729

Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Bupati Hamim Pou kembali mempercayakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk membangun dan mengerjakan rintisan jalan rabat beton dari Suwawa Timur menuju Kecamatan Pinogu, tepatnya di Desa Tulabolo dan Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur.

Hal ini diutarakan Bupati Bone Bolango Hamim Pou ketika diwawancarai usai mengikuti upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 tahun anggaran 2017 di wilayah Kodim 1304 Gorontalo, yang dipusatkan di Desa Pangi Kecamatan Suwawa Timur, Selasa (4/7).

Bupati Hamim Pou mengatakan alasannya mengapa memberikan kepercayaan kepada TNI untuk membangun rintisan jalan rabat beton dari Kecamatan Suwawa Timur menuju Kecamatan Pinogu tersebut? Karena TNI merupakan alat negara yang akan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga bisa mengelorakan cinta tanah air.

Selain itu, kata Bupati Hamim Pou pertimbangan lainnya pembangunan rintisan jalan ini dipercayakan kepada TNI, karena melihat kondisi dan kemampuan anggaran maupun keuangan daerah.

“Anggaran kita di Bone Bolango terbatas, kalau pekerjaan pembuatan rintisan jalan ini, diserahkan kepada kontraktor umum, tentu dari sisi pembiayaan Pemda Bone Bolango tidak sanggup,” katanya.

Belum lagi, harus melalui mekanisme tender. Nah, secara otomatis kalau dikerjakan oleh kontraktor umum dari sisi kuantiti, misalnya panjang jalan itu menjadi lebih pendek. Karena kita bersama, yang namanya pengusaha maupun kalau kontraktor, pasti ingin mendapatkan keuntungan dari pembangunan jalan tersebut, dan itu wajar serta manusiawi.

Tetapi jika melalui karya bhakti TNI TMMD, maka kita harapkan pembangunan rintisan jalan ini, kualitasnya menjadi lebih bagus, tentu dengan kuantiti yang lebih panjang juga.

Ditempat terpisah, Camat Suwawa Timur Maxmilian Ali ketika dimintai tanggapannya, mengatakan bahwa pembangunan akses jalan rabat beton di Desa Tulabolo dan Desa Tulabolo Timur ini sangat penting buat masyarakat, karena akan mempermudah transportasi ke wilayah tersebut.

Karena itu, Maxmilian Ali selaku pemerintah kecamatan sekaligus mewakili masyarakat Kecamatan Suwawa Timur menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam hal ini kepada Bupati Hamim Pou bersama TNI AD Kodim 1304 Gorontalo, yang akan bersama-sama membangun jalan rabat beton, antara Desa Tulabolo dan Desa Tulabolo Timur, yang panjangnya lebih dari 2 Km dengan anggaran kurang lebih Rp1 miliar.

“Mudah-mudahan dengan terbangunnya akses jalan ini ke depan, seluruh akses kegiatan masyarakat, baik itu pertanian, kegiatan sosial kemasyarakatan nantinya akan lancar,” tandasnya dan berharap kepada masyarakat setempat agar memelihara, merawat dan menjaga jalan ini, supaya bisa bertahan lama dan bisa dipergunakan oleh masyarakat itu sendiri.

Hadir dalam kegiatan itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak, Dandim 1304/Gorontalo Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma, Aster Dam XIII/Mdk Kolonel Inf Theodorus Kawatu.

Selain itu, Danlanal Gorontalo Letkol Laut (P) Andi, Dan Sat Radar 22 Gorontalo Mayor Pnb Andri Putra, Kapolres Bone Bolango AKBP Robin, Danbrig 22/OTM Kol Inf Marzuki, Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Mohi, dan unsur Forkopimda Bone Bolango lainnya, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Bone Bolango. (Humas/Kadir)